9 Model Rambut Curtain Haircut Pria yang Trendy dan Keren

9 Model Rambut Curtain Haircut Pria yang Trendy dan Keren

Model rambut pria Korea menjadi andalan pria Indonesia untuk memaksimalkan penampilannya. Model tersebut dapat dilihat mulai dari drama Korea yang sedang populer sampai idol K-Pop yang sedang naik daun. Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah model rambut curtain haircut, termasuk potongan rambut Korea yang paling populer dan trendi yang patut dicoba. Ciri khas curtain haircut yaitu potongan rambut belah tengah yang dilihat dari poni depan. Tidak hanya memberi kesan yang manis, pria Indonesia bisa mendapatkan curtain haircut a la pria Korea yang maskulin dan keren.

Model rambut ini tidak perlu penataan yang ribet seperti beberapa model rambut lainnya. Cukup sisir dengan jari tangan dan rambut pun sudah terlihat menarik. Model rambut ini sudah populer sejak tahun 90-an. Saat ini, curtain haircut kembali populer dan juga tenar sejak para aktor Korea tampil dengan curtain haircut yang modern dan juga kekinian. Simak model rambut curtain haircut yang bisa jadi pilihan untuk tampil lebih keren dan trendi.

9 Model Rambut Curtain Haircut Pria yang Trendy dan Keren

1. Soft Curtain

Punya rambut super lurus? Cobalah ditata dengan gaya soft curtain. Biarkan rambut bagian depan panjang hingga sebatas alis. Bisa juga dikombinasikan gaya rambut ini dengan cukuran fade untuk menciptakan model fade curtain haircut. Ingin menambahkan volume di bagian atas rambut? Tinggal berikan tambahan sedikit gel rambut kemudian tata dengan jari.

2. Curly Burtain

Selain terlihat segar dan keren, gaya rambut curly curtain secara instan memberi kesan pria macho yang misterius. Pria Indonesia tentu cocok juga dengan model rambut curly curtain. Caranya mudah, cukup aplikasikan gel rambut berbasis air untuk memberi penegasan pada model rambut ikal. Supaya bentuk curtain atau belah tengahnya tertata rapi, berikan sedikit hairspray agar makin tegas dan macho.

3. Curtain Bangs with Medium Hairstyle

Poni curtain atau biasa disebut rambut belah tengah andalan pria Korea ini membutuhkan rambut panjang medium. Mulai tampilan pria pesolek hingga gaya macho bisa didapatkan dengan model curtain bangs ini. Perlu bantuan pomade untuk memberikan tekstur pada bagian poni depan atau area belah tengah. Rapikan poni depannya cukup dengan menggunakan sisir kecil atau cukup dengan jari tangan.

Baca juga: 7 Model Rambut Mullet Pria yang Keren dan Stylish

4. Textured Curtain Haircut

Rambut bertekstur adalah rambut yang memiliki gelombang, bisa berupua rambut lurus yang

dibentuk acak atau dikeriting, atau rambut yang memang ikal. Keuntungan dari rambut bertekstur terletak pada volumenya karena rambut tidak akan terlihat lepek atau kempis. Cara membuatnya mudah tetapi pastikan untuk mengacak rambut agar volume terbentuk. Ini dikarenakan rambut lepek akan membuat tampilan curtain haircut akan sulit dibentuk dan sulit terlihat lengkungannya.

5. Messy Curtain Haircut

Poni belah tengah menciptakan tampilan awet muda bagi pria yang menggunakannya. Untuk pilihan belah tengah yang segar dan juga macho, boleh coba model rambut dari K- pop Idol Jin BTS. Memang bentuk poni belah tengahnya terlihat tidak tertata rapi namun justru teknik  ini terlihat unik. Tidak perlu tambahan produk gaya rambut tertentu, cukup keramas dan keringkan dengan bantuan pengering rambut kemudian berikan sedikit hairspray untuk memberikan tekstur.

6. Curtain Bowl Cut

Model rambut ini menjadi salah satu andalan para idol K-Pop pria untuk gaya sehari-hari maupun saat tampil di atas panggung. Dengan tambahan dengan aksen poni belah tengah atau curtain bangs, tampilan rambut curtain bowl cut tentunya akan menjadi pusat perhatian.

Baca juga: 7 Model Rambut Mullet Pria yang Keren dan Stylish

7. Side Curtain Hair

Curtain hair tidak hanya keren ketika ditata belah tengah, bahkan dibuat belah pinggir juga sama kerennya. Hasil side curtain hair bisa sempurna jikalau menatanya dengan tepat. Para pria bisa membuat lengkungan rambut ke arah luar dengan catokan dan membiarkan rambut di bagian atas lebih tebal untuk menciptakan volume. Model ini cocok sebagai variasi model rambut untuk pria yang memiliki wajah kotak.

8. Korean Curtain Haircut

Ingin mencoba curtain hairstyle Korean yang lebih bertekstur? Caranya cukup mudah, yakni dengan hanya dengan mengganti belahan rambut menjadi belah tengah. Lalu, gunakan bantuan rol rambut atau catokan supaya poni rambut lebih melengkung dan bervolume. Model rambut ini juga cocok untuk pria yang dahi yang lebar karena bisa menutupi bagian tersebut. Jika rambut sulit diatur menjadi bentuk curtain hair, aplikasikan wax rambut dan sisir poni rambut ke depan saat masih basah. Kemudian, bagi dua dan tahan masing-masing bagian rambut dengan jepitan rambut. Lepas ketika setengah kering dan jadilah curtain hairstyle Korea.

9. Classic Curtain Hair

Model rambut ini cocok untuk pria yang memiliki rambut sedikit tebal, lurus, dan halus. Cara membentuknya, buat poni belah tengah di bagian depan agar lebih mudah diatur. Untuk menciptakan tampilan klasik, cukup ratakan gel pada telapak tangan kemudian sisir rambut dengan jari ke arah belakang. Pilih gel rambut yang mengandung formula berbahan dasar air dan mempunyai konsistensi ringan serta tidak meninggalkan residu ketika dibilas.

Baca juga: 9 Inspirasi Model Rambut Belah Samping Pria Yang Stylish

Download dan gunakan aplikasi Dkapster sekarang juga untuk menikmati sensasi cukur rambut a la sultan dimanapun dan kapanpun. Rasakan layanan cukur terbaik dari para kapster profesional, serta peralatan cukur yang selalu bersih serta steril. Dijamin aman dan nyaman ketika bercukur. Kami juga membuka lowongan kemitraan bagi para kapster untuk mendapatkan cuan lebih dari biasanya. Pendaftaran gratis dan terbuka untuk para kapster dimana saja.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


7 Cara Mencegah Rambut Bercabang dan Kenali Penyebabnya

7 Cara Mencegah Rambut Bercabang dan Kenali Penyebabnya

Memiliki rambut sehat dan kuat adalah impian setiap orang di seluruh dunia. Itulah mengapa, merawat rambut tidak boleh asal dan sembarangan agar tidak mengundang masalah. Salah satunya adalah rambut bercabang. 

Rambut bercabang yang terasa kasar saat disentuh? Atau selalu gagal saat ingin memanjangkan rambut akibat rambut kering dan sulit diatur? Itu pertanda bahwa rambut butuh pertolongan pertama. Tampaknya rambut bercabang mungkin terlihat ringan dan mudah sehingga luput dari perhatian. Hal ini wajar, mengingat banyaknya jumlah rambut yang ada di kepala. Tapi, tidak ada salahnya untuk meluangkan waktu sedikit dan perhatikan dengan cermat ujung batang rambut apakah ada tanda-tanda kerusakan.

Komponen rambut terdiri dari kutikula (selaput rambut) dan cortex (kulit rambut). Kutikula merupakan lapisan terluar alami rambut, yang berfungsi untuk melindungi dan membuat rambut menjadi berkilau. Cortex berfungsi untuk mengontrol mekanisme di rambut, seperti mengatur fleksibilitas rambut, kelembutan, dan juga kemudahan di setiap helai rambut. 

Penyebab rambut bercabang adalah rusaknya permukaan kutikula rambut. Kerusakan kutikula rambut ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari penggunaan bahan kimia dari produk penataan rambut, proses pewarnaan yang sering berganti, sering menggunakan hairdryer pada rambut, hingga mengikat rambut terlalu kencang. Semuanya berpotensi melemahkan kutikula sehingga rambut rentan terhadap kerusakan. Untuk itu, kenali penyebab dan cara menghilangkan rambut bercabang.

7 Cara Mencegah Rambut Bercabang dan Kenali Penyebabnya

1. Kurangi frekuensi memakai hair dryer atau catokan

Semakin sering menggunakan hair dryer, catokan, dan pengeriting rambut, tentunya nutrisi alami penyusun rambut akan menghilang yang berakibat rambut menjadi kering dan bercabang. Terlebih lagi jika melakukannya dengan cara yang salah saat menggunakan alat penata rambut. Contohnya adalah pemakaian catokan di tempat yang sama berulang kali akan menyebabkan kerusakan rambut karena paparan suhu yang panas.

2. Jangan keramas setiap hari

Keramas setiap hari dapat mengakibatkan rambut kering dan bercabang. Keramas terlalu sering akan membuat minyak alami pada rambut cepat hilang dan ada beberapa kutikula yang akan lepas. Seiring dengan terlalu seringnya berkeramas maka lapisan-lapisan  kultikula akan menipis dan membuat rambut jadi bercabang. 

3. Terlalu sering mengganti warna rambut

Perlu diketahui bahwa kandungan produk pewarna rambut dapat membahayakan kesehatan rambut. Salah satu bahaya dari mewarnai rambut terlalu sering ialah menyebabkan ujung rambut menjadi bercabang. Perubahan kimia dalam rambut yang terjadi akibat memakai produk pewarna rambut dapat menghilangkan melanin dari batang rambut. Artinya rambut tidak akan sekuat dulu dan menyebabkan ujungnya terbelah menjadi dua. Kondisi ini diperparah jika proses pewarnaan dilakukan berulang-ulang. Maka itu, perlu diberikan serum atau vitamin rambut supaya tetap sehat.

Baca juga: Penyebab Rambut Rontok Berlebihan dan Tips Jitu Mengatasinya

4. Terlalu kuat mengikat rambut

Mengikat rambut memang akan memudahkan pemilik rambut panjang untuk beraktivitas. Tetapi, perlu diperhatikan jika terbiasa mengikat rambut terlalu kencang di tempat yang sama. Rambut malah justru berpotensi menjadi bercabang. Hal ini karena adanya tekanan kuat dari ikat rambut yang dapat membuat batang rambut tidak dapat bernapas. Akibatnya, rambut tidak dapat bergerak bebas sehingga lebih berisiko mengalami kerusakan. Bila dibiarkan terus-menerus, kerusakan rambut akan cepat terjadi dimana ujung rambut akan terurai jadi dua.

5. Memotong ujung rambut secara berkala

Jika rambut sudah mulai bercabang, tidak perlu disesali. Sekarang saatnya mencari solusi yang tepat, yaitu harus rajin trimming atau memotong ujungnya secara berkala. Sebaiknya, potong ujung rambut di salon dan pastikan sudah menghilangkan seluruh rambut bercabang yang ada. Ini agar pertumbuhan rambut lainnya tidak terganggu dan membuat rambut jadi terlihat rapi. 

6. Pemakaian produk perawatan yang tidak sesuai

Melakukan perawatan dengan produk shampo dan kondisioner rambut untuk menjaga kesehatan tentunya sangat dianjurkan. Makanya, perlu diperhatikan kandungan di dalam produk perawatan rambut tersebut. Ali-alih membuat rambut lebih sehat, memakai produk yang salah justru dapat merusak rambut. Kandungan produk perawatan yang tidak cocok akan menghilangkan nutrisi alami rambut. Walhasil, rambut mudah kusut, rapuh, rusak, dan membuatnya rentan pecah dan bercabang pada ujungnya.

7. Jangan menyisir rambut dalam keadaan basah

Rambut basah bisa mudah rontok ketika disisir karena dalam kondisi basah lebih rentan dan rapuh. Maka itu, sisirlah  dengan jari atau sisir bergigi jarang agar rambut tidak rontok. Saat kering, usahakan sisir rambut perlahan dari bagian tengah rambut hingga ke ujungnya. Dengan begitu tidak banyak rambut rambut yang rontok atau rusak. 

Download dan gunakan aplikasi DKapster sekarang juga untuk menikmati sensasi cukur rambut a la sultan dimanapun dan kapanpun. Nikmati layanan cukur terbaik dari para kapster profesional, serta peralatan cukur yang selalu bersih serta steril. Dijamin aman dan nyaman ketika bercukur. Kami juga membuka lowongan kemitraan bagi para kapster untuk mendapatkan cuan lebih dari biasanya. Pendaftaran gratis dan terbuka untuk para kapster dimana saja.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


9 Model Rambut Cepak yang Cocok Untuk Pria Indonesia

9 Model Rambut Cepak yang Cocok Untuk Pria Indonesia

Bagi pria Indonesia yang tidak ingin ribet dengan perawatan rambut, model rambut cepak bisa menjadi pilihan pertama. Selain mudah dalam merawatnya, model rambut pendek pria ini tidak susah untuk menatanya. Model rambut pendek pria yang cocok untuk segala jenis rambut, mulai dari lurus sampai rambut keriting, juga bisa menggunakannya. Tidak hanya model rambut cepak saja, mau tahu model rambut pendek pria apa saja yang bisa jadi pilihan dikala bosan? Mari simak ulasannya di bawah ini.

9 Model Rambut Cepak yang Cocok Untuk Pria Indonesia

1. Buzz cut

Model Rambut Cepak

Buzz cut adalah teknik mencukur rambut yang menghabiskan seluruh bagian rambut dan hanya menyisakan satu hingga dua sentimeter. Ketika mencukur model rambut buzz cut ini, attachment pada clipper tidak digunakan sehingga hasilnya akan sangat pendek. Potongan rambut ini cukup populer sebagai gaya rambut pria Indonesia. Perawatannya terbilang cukup mudah, namun harus tetap berhati-hati saat keluar ruangan pada siang hari, karena bisa terasa menyengat pada kulit kepala. 

2. Crew cut

Crew cut adalah potongan cepak yang tipis pada bagian samping dan mulai memanjang pada bagian depan. Panjangnya rambut tidak lebih dari 2 cm atau juga sering disebut model rambut khas tentara karena crew cut sebenarnya merupakan variasi dari buzz cut. Perbedaannya terletak pada panjang rambut, dimana buzz cut memiliki panjang rambut yang seragam. Pada model crew cut rambut lebih panjang pada bagian depan. Model rambut pria pendek keren ini selalu jadi pilihan bagi para atlet. Model ini menjadi salah satu gaya rambut yang cukup disukai oleh pria indonesia. Gaya rambut cepak pemain bola ini memiliki panjang rambut yang pas sehingga tidak terlihat membosankan.

Baca juga: 11 Gaya Rambut Pemain Bola yang Keren dan Bisa Dicoba

3. Fade buzz cut

Model Rambut Cepak

Fade buzz cut merupakan gabungan model rambut cepak pria dengan fade pada bagian samping dan belakang rambut. Jika dibiarkan beberapa lama, gaya rambut botak yang tumbuh pun masih terlihat rapi pada model rambut fade buzz cut ini. Potongan rambut pendek a la militer ini cocok untuk pria yang memiliki rambut lurus dan juga untuk rambut keriting karena membuat rambut terlihat lebih rapi dan mudah ditata.

4. High and tight cut

Model Rambut Cepak

Model rambut yang populer di kalangan Angkatan Laut Amerika ini dikenal juga dengan sebutan high regulation. Dalam model ini, potongan rambut menjadi sangat rapi dan menghabiskan seluruh sisi samping dan belakang rambut tanpa adanya gradasi. High and tight cut merupakan gaya rambut cepak tentara yang cukup klasik. Jika belum tertarik untuk gaya rambut tanpa fade ini, bisa pilih model a la tentara lainnya seperti crew cut.

5. Undercut bald fade/skin fade

Gaya cukur cepak ini sering dikombinasikan dengan potongan bald fade pada sisi rambut. Bald fade (disebut sebagai skin fade) adalah istilah untuk mendeskripsikan cukuran samping dan belakang yang sangat tipis.

Penipisan pada cukuran fade menyisakan beberapa sentimeter rambut. Pada bagian yang gundul, penipisan harus dimaksimalkan sampai terlihat botak. Untuk pria yang memiliki wajah bulat, model ini akan membantu memberi dimensi panjang pada proporsi wajah. 

6. Butch cut

Model Rambut Cepak

Model rambut botak pria ini dikenal dengan berbagai sebutan, mulai dari jarhead, induction cut, butch cut, atau number 0. Ini merupakan model cepak ABRI yang paling umum dalam militer. Dapat dicirikan dari panjang keseluruhan rambutnya yang seragam serta teksturnya yang pendek sehingga bisa membuat rambut terasa empuk saat disentuh. Di Indonesia, terkadang orang menyebut potongan rambut pendek ini berdasarkan panjang rambutnya, misalnya satu atau dua sentimeter, dan seterusnya. Sekali coba model rambut pria Indonesia ini maka tidak perlu pergi ke barber lagi dalam waktu dekat.

Baca juga: 7 Gaya Rambut Pria Gemuk Agar Terlihat lebih Tirus

7. Caesar cut

Model Rambut Cepak

Teknik potong poni Caesar cut selalu rata namun tetap terlihat keren di berbagai jenis rambut. Model ini membuat perawatan menjadi lebih mudah tentunya dari keramas rutin dan penataan rambut. Banyak idola K-pop juga mengaplikasikan potongan rambut ini saat berakting dalam serial drama serta penampilan setiap hari. Caesar cut bisa direkomendasikan untuk pria yang ingin tampil dengan rambut pendek namun tidak ingin memiliki potongan militer.

8. French crop

Model rambut french crop ini memiliki konsep fade atau undercut yang runcing dengan susunan bagian atas yang sangat rapi. Yang membuat gaya rambut ini  terlihat menarik adalah poni yang agak panjang sebagai pemanis. Poni panjang ini memiliki bagian yang berbeda seperti bertekstur. Dengan gaya rambut ini, pria tampil lebih keren serta memberikan kesan maskulin. 

9. Line up haircut

Bagi yang suka tampil simpel dan tidak ribet, bisa pilih potongan rambut pendek ini. Ciri khasnya adalah garis-garis padat yang sengaja dibentuk dan potongan yang sangat tipis pada bagian samping dan bawah. Gaya rambut ini sangat nyaman untuk ditata karena tidak perlu menyesuaikan poni atau bagian rambut lain. Tidak perlu terlalu sering menyisirnya. Bantuan dari pomade sudah cukup mendapatkan tampilan yang berkilau. 

Baca juga: Langkah Langkah Perawatan Rambut Pria Ala Bintang Korea

Download dan gunakan aplikasi DKapster sekarang juga untuk menikmati sensasi cukur rambut a la sultan dimanapun dan kapanpun. Rasakan pelayanan cukur terbaik dari para kapster profesional, serta peralatan cukur yang selalu bersih serta steril. Dijamin aman dan nyaman ketika bercukur. Kami juga membuka lowongan kemitraan bagi para kapster untuk mendapatkan cuan lebih dari biasanya. Pendaftaran gratis dan terbuka untuk para kapster dimana saja.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


Cara Merawat Kebersihan Pisau Cukur Agar Bersih dan Bebas Dari bakteri

Cara Merawat Kebersihan Pisau Cukur Agar Bersih dan Bebas Dari bakteri

Untuk mendapatkan hasil cukur yang bersih dan halus, dibutuhkan teknik mencukur yang tepat dan pisau cukur yang baik. Pisau cukur tidak akan bekerja dengan maksimal jika kita merawat dengan baik dan membersihkan kepala pisau cukur. Menjaga pisau cukur selalu bersih serta bebas dari kuman plus bakteri sangat penting supaya tubuh selalu tampak sehat dan prima. Meletakkan pisau cukur dengan sembarangan bisa mengakibatkan perkembangan bakteri dari luar. Apalagi jika tidak sengaja melukai dagu dengan pisau cukur, hal yang tidak diinginkan seperti iritasi hingga infeksi, bisa terjadi. Saat ini bercukur bisa dibilang sudah menjadi kebutuhan utama para pria karena sudah terbiasa tampil rapi dengan kumis dan jenggot yang diinginkan. Simak cara merawat pisau cukur dengan benar agar selalu bersih dan terjaga.

Cara Merawat Kebersihan Pisau Cukur Agar Bersih dan Bebas Dari bakteri

1. Ganti pisau cukur secara berkala

Penting untuk diingat untuk mengganti pisau cukur yang sering digunakan. Ini terutama harus diingat bagi pria pemilik kumis atau jenggot yang tergolong lebat dan memiliki intensitas pemakaian pisau cukur terbilang tinggi. Mereka harus selalu mengingat kapan mulai mengganti mata pisau yang baru. Untuk yang suka mencukur kumis atau jenggot setiap hari, jangan lupa untuk mengganti pisau cukur setelah enam hingga delapan kali pemakaian. Jika ini rutin dilakukan maka ini akan memudahkan efektivitas dan sanitasi saat mencukur. 

2. Jangan tukar pisau cukur

Berbagi pisau cukur dengan teman, saudara atau siapa pun tentunya akan berbagi kuman dan bakteri yang menempel pada pisau cukur. Sama halnya dengan sikat gigi, jika tidak ingin jadi terkena infeksi karena terlalu sering berbagi pisau cukur, usahakan jangan pernah coba untuk meminjamkan demi kebaikan diri sendiri dan juga orang di sekitarnya.

Baca juga: Kapster Wajib tahu Jenis-Jenis Alat Cukur Jenggot Ini

3. Selalu membersihkan pisau cukur

Setelah selesai mencukur tentunya jangan lupa untuk selalu membersihkan pisau cukurnya. Tidak repot dan cukup mudah tinggal menyediakan satu wadah yang berisi air, kemudian bilas pisau cukur dengan menyiramnya secara perlahan. Setelah itu diamkan sekitar lima menit di dalam wadah yang berisikan air panas dan bilas dengan hati-hati. Cara ini bertujuan untuk mengangkat kotoran yang menempel, seperti bakteri, sel-sel kulit mati, serta sisa rambut tipis jenggot atau kumis yang menempel pada pisau cukur tersebut. Salah satu konsekuensi memiliki pisau cukur dengan jaminan kualitas bagus, pria tentu harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit. Maka itu perlu dirawat dengan baik agar selalu bersih dan tahan lama.

4. Pisau cukur harus selalu kering

Ada baiknya setelah digunakan pada wajah atau sekadar dibersihkan dengan air, segera dikeringkan dengan lap, handuk kecil atau tisu kering yang bersih dan tidak basah. Pastikan hingga benar – benar kering. Karena mata pisau cukur dapat berpotensi berkarat jika tidak dikeringkan dengan baik.  Dan tanpa disadari menggunakan pisau cukur yang sudah berkarat, selain menyebabkan iritasi dan alergi pada kulit wajah dan timbul infeksi.

Baca juga: 5 Tips Memilih Alat Cukur Rambut untuk kegunaan sehari hari

5. Simpan pisau cukur ditempat yang aman

Jangan sembarangan jika menaruh pisau cukur di dalam kamar mandi tanpa wadah kering. Kelembaban pada kamar mandi akan berpotensi menimbulkan perkembangan bakteri pada permukaan pisau cukur yang sering digunakan. Sebaiknya cari tempat yang kering dan tidak lembab karena berguna untuk meminimalisir perkembangan bakteri pada pisau cukur. Dengan begitu tidak hanya melindungi pisaunya tetapi juga melindungi kulit dari bakteri.

Download dan gunakan aplikasi DKapster sekarang juga untuk menikmati sensasi cukur rambut a la sultan dimanapun dan kapanpun. Nikmati pelayanan cukur terbaik dari para kapster profesional, serta peralatan cukur yang selalu bersih serta steril. Dijamin aman dan nyaman ketika bercukur. Kami juga membuka lowongan kemitraan bagi para kapster untuk mendapatkan cuan lebih dari biasanya. Pendaftaran gratis dan terbuka untuk para kapster dimana saja.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


Pahami Dry vs Wet Shaving Untuk Cukur Jenggot Pria

Pahami Dry vs Wet Shaving Untuk Cukur Jenggot Pria

Mencukur kumis atau jenggot sudah menjadi salah satu rutinitas perawatan bagi pria. Ada yang mencukurnya secara teratur karena memiliki jadwal tertentu dan ada juga yang cukup sesekali saja ketika diperlukan. Biasanya dengan cara apa mencukur kumis atau jenggot? Jika mencukur kumis kurang tepat atau asal, maka resiko kumis yang akan tumbuh bisa terlihat kurang rapi hingga  mengalami iritasi atau luka pada wajah. Terdapat dua cara yang paling umum bagi pria dalam urusan mencukur yaitu metode wet dan dry shaving. Keduanya memiliki karakteristik berbeda yang wajib pria ketahui. Untuk itu simak rangkuman berikut ini mengenai dry vs wet shaving untuk mengetahui perbedaannya.

Pahami Dry vs Wet Shaving Untuk Cukur Jenggot Pria

1. Efek cukuran

Dari kedua metode tersebut pastinya memiliki efek cukur pada wajah. Baik dry atau wet shaving bertujuan untuk mencukur kumis tetapi hasil akhirnya bisa disesuaikan dengan selera masing – masing. Metode wet shaving bisa menjadi andalan jika ingin mendapatkan kesan wajah yang halus dan bersih. Kandungan pada produk busa yang digunakan sebelum mencukur dapat melembutkan dan membantu mengangkat kulit mati di wajah. Jika tidak menyukai wajah tercukur bersih tersebut, maka metode dry shaving yang praktis bisa menjadi pilihan.

2. Penggunaan alat cukur

Perbedaan paling dasar dari metode dry dan wet shaving yaitu dari alat cukur yang digunakan. Biasanya pria akan pilih menggunakan alat cukur elektronik ketika menerapkan metode dry untuk meminimalisir lecet karena kondisi kulit yang kering. Hal ini dikarenakan tidak semua alat cukur elektrik memiliki fitur anti air. Itu akan membuat alat tersebut bisa cepat rusak jika digunakan untuk wet shaving. Namun sebaliknya, wet shaving akan lebih efisien jika memakai alat cukur yang masih manual. Tersedia pilihan antara alat cukur bergagang modern atau model manual yang jangkauannya lebih luas.

3. Rajin mengganti alat cukur

Alat cukur untuk kedua metode tersebut memiliki masa waktu pemakaian. Untuk alat cukur manual, harganya yang murah memang sebanding dengan seberapa rajin untuk menggantinya karena alat cukur manual hanya bisa digunakan antara empat sampai 10 kali pemakaian. Harga yang lebih mahal membuat alat cukur elektrik bisa bertahan antara 18 sampai 24 bulan tergantung kualitas tiap mereknya. Terlihat awet memang tetapi alat cukur elektrik pun harus tetap dibersihkan secara rutin supaya tidak cepat rusak. 

Baca juga: Cara Mencukur Jenggot Dan Kumis yang Benar

4. Peralatan tambahan

Ketika akan mencukur dengan metode wet shaving, pria memerlukan beberapa perlengkapan tambahan. Contohnya adalah busa untuk mencukur, after shave bila diperlukan, handuk basah atau kering, serta cermin untuk melihat proses mencukur. Sebaiknya mencukur dengan bantuan cermin agar bisa melihat bagian kumis atau jenggot mana yang masih tersisa. Perlengkapan tersebut tentu tidak semuanya diperlukan saat mencukur dengan metode dry. Namun tidak jarang pria bisa melakukan beberapa hal sekaligus saat menggunakan alat cukur manual.

5. Risiko saat mencukur

Pada dasarnya, baik metode dry atau wet shaving, keduanya dapat menyebabkan luka saat mencukur. Saat dry shaving dengan alat cukur elektrik biasanya akan ada luka kecil di awal masa pemakaian. Risiko akan lebih besar kalau belum ahli mencukur dan memilih alat cukur manual. Ada juga efek wet shaving yang bisa membuat pria dengan kulit sensitif mudah iritasi. Jika setelah wet shaving muncul ruam berwarna merah pada wajah, itu bisa jadi karena alat yang dipakai sudah tidak bagus dan juga tumpul.

Download dan gunakan aplikasi DKapster sekarang juga untuk menikmati sensasi cukur rambut a la sultan dimanapun dan kapanpun. Nikmati pelayanan cukur terbaik dari para kapster profesional, serta peralatan cukur yang selalu bersih serta steril. Dijamin aman dan nyaman ketika bercukur. Kami juga membuka lowongan kemitraan bagi para kapster untuk mendapatkan cuan lebih dari biasanya. Pendaftaran gratis dan terbuka untuk para kapster dimana saja.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


Jenggot Anda Tidak Rata? Yuk Simak 5 Solusinya

Jenggot Anda Tidak Rata? Yuk Simak 5 Solusinya

Untuk saat ini, jenggot menjadi salah aksesori kejantanan pada wajah pria yang memilikinya. Tapi, tidak semua pria bisa memiliki jenggot yang diinginkan. Jika memilikinya, bisa jadi penyebaran jenggot di wajah tidak rata. Dalam hal ini, jenggot yang tumbuh setengah-setengah pada wajah malah menjadi tampilan yang tidak enak untuk dilihat. Banyak pria mengeluhkan jenggot dan cambang tumbuh tidak merata. Hal ini bisa terjadi jika tumbuhnya di sisi wajah tertentu atau karena terjadi kebotakan di beberapa bagian. Berikut ini ada beberapa solusi yang dapat pria terapkan jika memiliki jenggot tidak rata. Simak penjelasannya berikut ini.

Jenggot Anda Tidak Rata? Yuk Simak 5 Solusinya

1. Merapikan bagian jenggot tertentu

Jika tidak sabar ingin mencukur jenggot, mulailah mencukurnya pada beberapa bagian pertumbuhan yang tidak merata pada wajah dan leher. Misalnya, bagian pertengahan pipi atau tenggorokan yang dapat dicukur untuk memperhalus tampilan kontras tersebut. Jadi jenggot akan terlihat tebal dan sepanjang jambang sampai dagu. Ini juga akan memberi kesan penampilan yang rapi. Meski begitu, sebaiknya gunakan shaving cream dulu untuk mengetahui sudut yang tepat pada wajah saat ingin merapikannya. 

Baca juga: Cara Mencukur Jenggot Dan Kumis yang Benar

2. Menggunakan pewarna pada bagian yang tidak rata

Salah satu cara paling praktis adalah dengan mewarnai bagian tidak rata pada jenggot. Mewarnai jenggot dapat dilakukan dengan menggunakan pensil alis. Caranya cukup dengan mencari warna pensil alis yang sesuai dengan gaya rambut dan jenggot lalu tinggal mengisi bagian yang tidak merata dengan pensil alis tersebut. Ingin yang lebih alamiah? Saat ini sudah ada beberapa produk hair building fiber untuk jenggot yang tersedia dalam bentuk bubuk maupun cairan.

3. Memanjangkan jenggot

Solusi termudah yang dapat pria lakukan adalah dengan memanjangkan jenggot yang ada terlebih dahulu. Tentu di awal penumbuhan akan dihadapkan dengan persoalan dan tampilan jenggot tidak merata. Akan tetapi, bersabarlah untuk sekian lama terlebih dahulu karena penantian tersebut akan terbayarkan. Jika jenggot tersebut sudah cukup panjang maka bagian yang sebelumnya terlihat tidak subur akan tertutup dengan baik. Jadi para pria harus bisa menjauhi pisau cukur jika ingin menerapkan solusi termudah.

4. Merawat jenggot

Produk perawatan khusus jenggot saat ini sudah banyak ditemukan dalam bentuk minyak, krim sampai balsam. Gunakan exfoliator untuk menghilangkan sel kulit mati pada bagian yang tertutup jenggot. Dengan begitu, pertumbuhan jenggot akan menjadi lebih tebal dan penuh adengan sendirinya karena ada stimulasi dari kulit tersebut. Melakukan perawatan dinilai penting sebab jenggot yang terlihat kering dan kusam tentunya akan menonjolkan bagian yang tidak merata pada wajah.

Baca juga: Ini Dia 8 Cara Merawat Jenggot Pria yang Benar

5.  Jaga asupan makanan sehat

Untuk mendapatkan jenggot merata pada wajah bisa didapatkan dengan bantuan dari dalam tubuh. Tandanya kita harus memperhatikan asupan makanan setiap sehari. Perbanyak asupan bernutrisi pada jenggot, seperti makanan bervitamin B, C, zinc, zat besi, dan omega 3. Makanan yang memiliki multivitamin ini bisa didapatkan dari telur, kacang almond, kembang kol. Pada buah bisa didapat dari alpukat, pisang, ubi, dan susu. Ada juga kandungan bermanfaat, seperti niasin, yang terhubung dengan pertumbuhan rambut. Kandungan tersebut juga terdapat pada daging, ikan tuna, kacang, jamur, dan biji bunga matahari.

Download dan gunakan aplikasi DKapster sekarang juga untuk menikmati sensasi cukur rambut a la sultan dimanapun dan kapanpun. Rasakan pelayanan cukur terbaik dari para kapster profesional, serta peralatan cukur yang selalu bersih serta steril. Dijamin aman dan nyaman ketika bercukur. Kami juga membuka lowongan kemitraan bagi para kapster untuk mendapatkan cuan lebih dari biasanya. Pendaftaran gratis dan terbuka untuk para kapster dimana saja.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


5 Manfaat Brewok Untuk Kesehatan Kulit Pria yang Jarang Diketahui

5 Manfaat Brewok Untuk Kesehatan Kulit Pria yang Jarang Diketahui

Pada zaman dahulu brewok identik dengan tidak bersih dan berantakan. Tapi sekarang semuanya sudah berubah seiring perkembangan zaman modern. Bagi sebagian pria brewok sekarang ini dianggap sebagai simbol tren masa kini. Saat ini banyak pria yang sedang menumbuhkan brewok sampai menutupi setengah wajah. Faktanya, brewok juga punya manfaat untuk kesehatan loh. Yuk, Simak penjelasan di bawah ini.

5 Manfaat Brewok Untuk Kesehatan Kulit Pria yang Jarang Diketahui

1. Mencegah kanker kulit

Sebagian pria selalu menghabiskan seluruh aktivitasnya di luar ruangan dan juga di bawah sinar matahari langsung. Jika terlalu lama terkena sinar matahari sangat tidak baik untuk kesehatan kulit. Sedangkan untuk pria yang mempunyai brewok, ternyata brewok bisa menghalangi hampir 95% kulit muka dari sinar matahari. Sehingga brewok secara tidak langsung berfungsi sebagai topi alami untuk melindungi kulit. Cocok sekali memiliki brewok karena Indonesia yang beriklim tropis dan sepanjang tahun terpapar sinar matahari.

2. Menjaga kulit wajah tetap lembab

Selain memiliki fungsi sebagai topi alami dari sinar matahari langsung yang dapat mengakibatkan kanker kulit, fungsi lainnya yaitu menjaga kulit wajah tetap lembab walau sedang berada di luar ruangan. Ini dikarenakan kulit wajah terlindung dari sinar matahari dan minyak wajah tidak cepat mengering. Maka dengan menumbuhkan brewok pada bagian kulit tersebut akan menjaga minyak alami selalu lembab. Jika dibandingkan dengan pria yang tidak mempunyai brewok yang terkena paparan langsung sinar matahari, pastinya kulit wajah akan terasa cepat kering dan kusam.

Baca juga: Ini Dia 8 Cara Merawat Jenggot Pria yang Benar

3. Mencegah alergi

Meski masih banyak yang mempertanyakan hal ini, namun brewok sebagai salah satu cara untuk menghindari alergi layak untuk dibahas. Karena sifat alami brewok yang bisa dianggap sebagai masker pada wajah, brewok akan melindungi wajah dari paparan debu di sekitar wajah. Sama halnya dengan bulu hidung, brewok juga bisa berfungsi sebagai penyaring kotoran yang menyebabkan alergi kulit. Tentunya jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan brewok. 

4. Memancarkan aura positif

Sebuah studi menjelaskan bahwa pria yang memiliki brewok mempunyai perasaan lebih percaya diri dibandingkan dengan pria yang tidak menumbuhkan brewok. Hal ini berhubungan dengan mental dan perasaan positif seorang pria. Brewok juga memberikan pengaruh pada kesehatan karena tubuh dan pikiran berjalan bersama. Jika pikiran menjadi sehat maka fisik juga demikian karena kebanyakan kasus kesehatan itu yang muncul dari mental yang negatif.

Baca juga: 5 Alat Cukur Jenggot yang Wajib Pria Miliki

5. Menjaga wajah tetap halus

Salah satu manfaat brewok adalah membuat kulit wajah tetap halus dan kencang. Nyatanya kulit wajah selalu tertutup oleh jenggot dan jarang terkena iritasi. Selain itu, kulit wajah juga akan terlihat kencang karena terbiasa menahan beban rambut, mirip seperti otot tangan yang akan semakin sehat setelah latihan angkat beban.

Download dan gunakan aplikasi DKapster sekarang juga untuk menikmati sensasi cukur rambut a la sultan dimanapun dan kapanpun. Nikmati layanan cukur terbaik dari para kapster profesional, serta peralatan cukur yang selalu bersih serta steril. Dijamin aman dan nyaman ketika bercukur. Kami juga membuka lowongan kemitraan bagi para kapster untuk mendapatkan cuan lebih dari biasanya. Pendaftaran gratis dan terbuka untuk para kapster dimana saja.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


9 Model Jenggot Pria Keren yang Bisa Ditiru

9 Model Jenggot Pria Keren yang Bisa Ditiru

Untuk saat ini tampaknya tren model jenggot dan jambang pria yang keren tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Untuk mendapatkan model kumis dan jenggot yang tepat, pria perlu menyesuaikan selera dan bentuk wajah. Pria yang merawat kumis dan jenggot tidak lagi identik dengan penampilan yang kotor atau berantakan. Namun, pria makin terlihat maskulin dengan adanya tambahan kumis dan jenggot. Jika ingin memiliki atau sedang memelihara jenggot, berikut beberapa panduan gaya jenggot terbaik yang akan membuat penampilan terlihat lebih maskulin serta makin keren.

9 Model Jenggot Pria Keren yang Bisa Ditiru

1. Stache and stubble

Model Jenggot Pria Keren

Pria yang memiliki kumis atau jenggot tipis pasti akan terlihat jauh lebih tampan dibanding dengan clean shave. Stache dan stubble adalah model jenggot serta kumis yang umum di kalangan pria Indonesia. Untuk tampilan jenggot dan kumis  ini, sangat disarankan untuk mengatur alur tumbuh jenggot dan kumis  di sepanjang tepi bibir dan bagian dagu bawah. Selain itu, atur alur tumbuh rambut setiap dua minggu sekali supaya tingkat kerapihannya terjaga.

2. Stubble

Model Jenggot Pria Keren

Untuk pria yang memiliki rahang yang tegas, tentunya cocok mengaplikasikan model kumis dan jenggot stubble. Sejak 1930-an, model ini biasanya identik dengan pria yang malas membersihkan rambut pada wajah sehingga lebih memilih untuk memanjangkan facial hair. Ciri khas dari stubble adalah mencukur jenggot dan kumis yang tidak terlalu panjang atau pendek. Jika sudah pas dengan keinginan maka tampilan akan lebih gahar dan maskulin.
Baca juga: Ini Dia 8 Cara Merawat Jenggot Pria yang Benar

3. Chin strap

Model Jenggot Pria Keren

Untuk pria yang memiliki bentuk wajah segitiga, model chin strap akan sangat cocok. Dahi kecil dan rahang yang tegas akan lebih cocok untuk jenggot  yang tumbuh di daerah dagu dan rahang saja. Dengan kumis yang menyatu dengan jambang tentunya akan lebih tegas dari segi penampilan. 

4. American look

 

Model yang satu ini biasanya identik dengan tampilan klimis atau rambut yang suka pakai pomade. Penting juga untuk menjaga kelembaban kulit agar rambut wajah terlihat selalu segar. Tentunya, harus rutin menyisirnya dengan sisir khusus agar sesuai dengan bentuk kontur wajah.

Baca juga: Ketahui Penyebab Jenggot Gatal dan Cara Mengatasinya

5. Goatee look

Biasanya pria yang memiliki jenggot dan jambang yang lebat dan panjang memiliki kesan yang menyeramkan. Tetapi jika menilik sejarah, model ini justru identik dengan ketampanan dan biasanya menjadi pemegang kekuasaan. Di pusat kota mode dunia, jenggot lebat justru lebih trendi sekaligus menunjukkan sisi maskulinitas pria. Untuk pria yang berani mengaplikasikan goatee look ini maka mereka harus serius dalam melakukan perawatannya, dimulai dari konsultasi dengan ahli perawatan diri hingga perawatan secara rutin sangat diperlukan. 

6. Full beard

Model Jenggot Pria Keren

Yang juga sedang tren saat ini adalah membiarkan seluruh jenggot terlihat tebal dan tumbuh secara menyeluruh yang hampir setengah muka. Model full beard akan cocok diaplikasikan pria yang memiliki wajah tirus . Jenggot pada wajah akan membuat pria lebih terlihat tegas dan tidak kurus. Untuk lebih rapi dan tidak terlihat berantakan, buat bagian samping dan pipi lebih pendek dari bagian bawah agar makin terlihat tegas dan juga keren.

Baca juga: 5 Alat Cukur Jenggot yang Wajib Pria Miliki

7. The beardstache

Ingin menunjukkan rahang tegas dan juga dagu runcing memanjang, coba aplikasikan model kumis dan jenggot the beardstache. Ciri khas dari gaya ini adalah potongan kumis yang jauh lebih tebal daripada jenggot. Model ini cocok juga untuk pemilik wajah bulat, rambut tebal serta pria yang terlihat memiliki perbedaan warna kulit pada area bibir dan dagu.

8. Clean shaved

Model ini memiliki makna wajah yang bersih tanpa jenggot dan jambang, tapi faktanya tetap saja memerlukan garis cukur yang tegas. Pria akan mendapatkan kesan maskulin, sama halnya seperti ketika memiliki jenggot dan jambang. Tidak perlu repot mengurus jenggot dan jambang supaya tetap lembab dan rapi. Tinggal mencukurnya secara berkala agar garisnya tetap terlihat tegas.

Baca juga: Penyebab Kulit Gatal Ketika Menumbuhkan Jenggot dan cara mengatasinya

9. Pencil look

Model keren yang tren di tahun ini selanjutnya adalah pencil look. Model kumisnya memanjang dan tipis seperti pensil serta rambut kumis lebih tebal daripada jenggot. Gaya pencil look ini cocok untuk pria yang ingin mengaplikasikan kumis tipis yang terlihat simpel dan juga tidak mencolok. Sehingga, model ini menghasilkan memiliki kesan pria yang keren dan kalem.

Download dan gunakan aplikasi DKapster sekarang juga untuk menikmati sensasi cukur rambut a la sultan dimanapun dan kapanpun. Nikmati layanan cukur terbaik dari para kapster profesional, serta peralatan cukur yang selalu bersih serta steril. Dijamin aman dan nyaman ketika bercukur. Kami juga membuka lowongan kemitraan bagi para kapster untuk mendapatkan cuan lebih dari biasanya. Pendaftaran gratis dan terbuka untuk para kapster dimana saja.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


Jenggot Anda Berketombe? Yuk Simak Tips Untuk Mengatasinya

Jenggot Anda Berketombe? Yuk Simak Tips Untuk Mengatasinya

Serpihan putih dan gatal yang satu ini pasti membuat semua orang sangat terganggu dan minder tanpa terkecuali. Namanya adalah ketombe. Ketombe adalah masalah kulit yang paling sering dikeluhkan. Tidak hanya pada kulit kepala, jenggot juga bisa berketombe. Faktor pemicunya pun beragam, bisa dari peningkatan produksi minyak, kerentanan individu, dan iritasi oleh mikroorganisme patogen, seperti Malassezia spp.

Hampir semua orang memiliki jamur Malassezia globosa pada kulit. Jamur ini biasanya ada di sekitar kulit yang memiliki banyak kelenjar sebaceous (kelenjar minyak), seperti pada kulit kepala dan wajah. Jamur ini tugasnya untuk membantu memecah sebum (minyak) yang diproduksi kelenjar sebaceous untuk merangsang pergantian sel kulit yang baru.

Siklus normalnya pergantian sel kulit membutuhkan waktu sekitar 30 hari. Namun, jumlah jamur yang tidak seimbang bisa menyebabkan regenerasi sel kulit terjadi lebih cepat, menumpuk, dan menimbulkan ketombe. Tidak seperti ketombe di kulit kepala, serpihan kulit yang mengelupas pada jenggot biasanya lebih sedikit. Berikut ini beberapa penjelasan membersihkan jenggot berketombe agar pertumbuhannya tetap lebat, sehat dan juga tertata rapi.

Tips Mengatasi Jenggot Berketombe

1. Mencukur jenggot secara berkala

Cara paling mudah untuk mengatasi ketombe pada jenggot yaitu dengan mencukurnya. Ini membantu para pria untuk mempermudah perawatan kulit dagu. Jika tetap ingin mempertahankan model jenggot yang diinginkan, cukup rapikan agar lebih mudah dibersihkan. 

Baca juga: Penyebab Kulit Gatal Ketika Menumbuhkan Jenggot dan cara mengatasinya

2. Bersihkan secara rutin

Jika punya jenggot tentunya perlu merawatnya seperti rambut. Perawatan harus dilakukan dengan rutin memakai shampo yang biasa untuk keramas rambut. Untuk lebih ampuh mengatasi jenggot berketombe gunakan shampo yang mengandung beberapa bahan, seperti tea tree oil, coal tar, Selenium sulfida dan Pyrithione zinc. Caranya mudahnya adalah dengan membasahi jenggot dengan air bersih. Kemudian, tuangkan shampo ke atas dan gosok hingga berbusa. Pijatkan shampo jenggot dan pastikan mencapai kulit dagu. Diamkan 1 sampai 3 menit dan bilas hingga bersih. Hindari menggunakan shampo terlalu banyak supaya kulit dagu tidak mudah kering.

3. Melakukan eksfoliasi

Eksfoliasi merupakan teknik mempercepat pengelupasan sel kulit mati. Selain bisa digunakan untuk merawat wajah, teknik ini juga bisa merawat jenggot berketombe. Caranya mudah, siapkan scrub untuk eksfoliasi dan sikat khusus untuk jenggot yang lembut. Selain menghilangkan kulit mati yang menumpuk, menggunakan sikat jenggot juga membantu mengendalikan minyak di dagu. Pakai dan oleskan scrub pada jenggot, lalu ratakan dengan sikat dan pijat dengan lembut. Jangan terlalu keras menggosokkan sikat ke dagu supaya tidak memperburuk ketombe. Terakhir bersihkan jenggot dengan air mengalir hingga bersih.

Baca juga: 5 Cara Ampuh Menumbuhkan Jenggot Agar Terlihat Lebih Maskulin

4. Gunakan pelembab secara rutin

Serpihan putih di jenggot bisa disebabkan oleh kulit kering. Supaya kulit dagu lebih lembab, perlu menggunakan pelembab pada jenggot. Namun, melembabkan jenggot tidak seperti melembabkan kulit dengan menggunakan lotion. Pelembab kulit ini bisa meninggalkan banyak residu dan membuat jenggot berketombe semakin memburuk. Disarankan, pilih minyak esensial yang dikhususkan untuk jenggot, seperti minyak argan. Setelah jenggot selesai dibersihkan, keringkan dengan handuk. Lalu teteskan satu atau dua kali minyak esensial pada tangan, gosok dan pijatkan ke kulit dagu sampai ke ujung jenggot.

Download dan gunakan aplikasi DKapster sekarang juga untuk menikmati sensasi cukur rambut a la sultan dimanapun dan kapanpun. Nimkati pelayanan cukur terbaik dari para kapster profesional, serta peralatan cukur yang selalu bersih serta steril. Dijamin aman dan nyaman ketika bercukur. Kami juga membuka lowongan kemitraan bagi para kapster untuk mendapatkan cuan lebih dari biasanya. Pendaftaran gratis dan terbuka untuk para kapster dimana saja.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


Ketahui Penyebab Jenggot Gatal dan Cara Mengatasinya

Ketahui Penyebab Jenggot Gatal dan Cara Mengatasinya

Mungkin tidak sedikit pria yang memanjangkan jenggot untuk menonjolkan sisi maskulin. Namun, memanjangkan jenggot juga bisa menjadi penyebab masalah kesehatan, seperti rasa gatal, bengkak, atau muncul lepuhan di kulit. Jenggot gatal adalah salah satu konsekuensi yang harus dihadapi oleh pria brewok. 

Pada kasus yang terjadi, gatal tersebut diakibatkan oleh cara perawatan yang salah. Untuk itu perawatan pada jenggot diperlukan agar tidak banyak timbul penyakit sehingga pria yang memiliki jenggot tetap terlihat keren dan maskulin. Beberapa penyebab jenggot gatal dan keluhan jenggot gatal bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, di antaranya adalah :

Penyebab Jenggot Gatal dan Cara Mengatasinya

1. Dermatitis seboroik

Salah satu penyebab jenggot gatal adalah dermatitis seboroik. Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi gatal, mengelupas, dan muncul ketombe pada daerah berambut, termasuk jenggot. Penyakit kulit ini cenderung lebih sering terjadi kepada orang yang memiliki jenis kulit berminyak. Sebenarnya jenggot gatal akibat dermatotis seboroik bisa diatasi dengan keramas menggunakan shampo anti ketombe khusus jenggot dan mudah dibeli di pasaran.

2. Folikulitis

Folikulitis dapat disebabkan oleh tersumbatnya pori-pori dan folikel rambut di jenggot sehingga terjadi infeksi bakteri, virus, atau jamur. Kondisi ini juga bisa terjadi ketika rambut yang tumbuh di dalam folikel melukai pori-pori kulit atau yang dikenal sebagai pseudofolikulitis. Peradangan folikel rambut jenggot biasanya ditandai dengan terbentuknya benjolan, seperti jerawat yang nyeri atau gatal, berwarna kemerahan, dan bernanah. Jenggot gatal yang masih bersifat ringan dapat diobati dengan menjaga kebersihan wajah dan jenggot secara rutin. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah penumpukan minyak, kotoran, dan bakteri yang terdapat pada jenggot. Atau gunakan sabun khusus untuk jenggot atau produk perawatan yang mengandung minyak argan untuk menjaga kadar minyak alami pada jenggot.

3. Kulit kering

Kulit wajah yang kering rentan mengalami iritasi yang dapat membuat jenggot gatal. Ini bisa juga disebabkan oleh kebiasaan mencuci muka terlalu sering karena bisa merontokkan lapisan minyak alami kulit. Kebiasaan ini juga rentan menyebabkan kulit mengering sehingga kulit pun terasa gatal. Kulit kering juga bisa disebabkan oleh cuaca sekitar yang kering atau terlalu dingin.

4. Kurap

Keluhan jenggot gatal yang disertai munculnya ruam bersisik dengan bentuk bulat atau oval bisa menandakan adanya kurap. Tepian kurap pada jenggot (tinea barbae) biasanya berwarna lebih gelap atau kemerahan dan pusatnya memiliki warna lebih terang sehingga bentuknya seperti cincin. Meski demikian, tidak selamanya kurap pada jenggot polanya selalu sama. Jika tidak segera diobati, kurap pada jenggot ini bisa menimbulkan jaringan kerusakan parut permanen dan mengganggu kenyamanan. 

Cara merawat jenggot agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit gatal

1. Menjaga kebersihan pada wajah

Cucilah muka secara teratur dua kali sehari yaitu pagi dan malam hari untuk membersihkan kotoran yang menempel pada wajah. Kulit yang bersih tentu akan mencegah bakteri berkembang biak dan menjaga kulit tidak terlalu berminyak. Jangan lupa juga untuk mencuci  kumis dan jenggot sebanyak dua sampai tiga kali dalam seminggu. Namun jika termasuk orang yang sering berkeringat dan beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya cuci jenggot dan kumis setiap hari karena jenggot rentan terkena debu, kotoran, dan berbagai jenis kuman serta bakteri yang bisa menyebabkan masalah.

2. Hindari menggunakan bahan kimia berlebih

Pilihlah sabun muka, krim cukur dan pelembab khusus cukuran (after shave) yang tidak mengandung alkohol dan bahan kimia keras atau semacamnya. Pilih pelembab cukuran yang baik untuk mendorong proses pemulihan lebih cepat dan melembabkan kulit dan mencegah iritasi.

Baca juga: Ini Dia 8 Cara Merawat Jenggot Pria yang Benar

3. Jaga pola makan sehat dan bergizi

Untuk pria yang ingin melebatkan kumis dan jenggot, sebaiknya mulai melakukan gaya hidup sehat. Jaga pola makan sehat dan bernutrisi serta bergizi seimbang untuk membantu pertumbuhan rambut. Konsumsi seperti protein, lemak sehat, zat besi, zinc, dan vitamin tentunya akan membantu tubuh menjadi sehat dan juga kuat baik dari dalam maupun dari luar. 

Download dan gunakan aplikasi DKapster sekarang juga untuk menikmati sensasi cukur rambut a la sultan dimanapun dan kapanpun. Nikmati pelayanan cukur terbaik dari para kapster profesional serta peralatan cukur yang selalu bersih serta steril. Dijamin aman dan nyaman ketika bercukur. Kami juga membuka lowongan kemitraan bagi para kapster untuk mendapatkan cuan lebih dari biasanya. Pendaftaran gratis dan terbuka untuk para kapster dimana saja


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


Open chat
Mau Cukur Tapi Mager?Order D'kapster Aja