5 Alat Cukur Jenggot yang Wajib Pria Miliki

5 Alat Cukur Jenggot yang Wajib Pria Miliki

Mencukur rambut wajah mungkin tidak seperti hal yang paling rumit di dunia. Namun nyatanya, mencukur rambut wajah memang rumit dan sulit. Mulai dari mengukir garis leher terlalu jauh hingga mengabaikan kulit di bawah bulu halus hanyalah beberapa hal yang umum yang dilakukan oleh pria ketika merawat jenggot. Panjang rambut wajah membutuhkan perawatan yang sedikit berbeda untuk terlihat rapi dan memerlukan alat cukur jenggot pria yang tepat untuk melakukan pekerjaan ini. Berikut ini alat untuk cukur jenggot yang wajib dimiliki oleh para pria:

5 Alat Cukur Jenggot yang Wajib Pria Miliki

1. Trimmer jenggot elektrik

Rambut pada wajah lebih cepat tumbuh dibandingkan rambut di kepala. Jika jenggot cenderung pendek dan tidak bisa panjang, gunakan trimmer untuk merapikannya. Trimmer menjadi salah satu alat grooming untuk mencukur jenggot yang pas untuk digunakan sehari-hari. Jika memiliki jenggot dan jambang yang panjang, pria membutuhkan trimmer untuk menjaga kerapian jenggot. Pastikan untuk membeli trimmer dengan mode yang dapat diatur sesuai dengan kebutuhan dan panjang rambut wajah.

2. Pisau cukur

Pisau cukur adalah alat paling penting untuk menjaga rambut wajah agar penampilan terlihat semakin menarik. Dengan mengukir garis leher dan menghilangkan rambut yang tumbuh di pipi, wajah akan terlihat lebih bersih.

3. Gunting khusus untuk jenggot

Saat membentuk jenggot yang lebih besar, penting untuk memiliki gunting tajam untuk memotong rambut nakal. Gunting akan menjadi senjata yang paling penting dalam gudang peralatan pria ketika merapikan rambut pada wajah. Bisa gunakan gunting khusus guna menyesuaikan dan meratakan rambut wajah. 

Baca juga: 9 Model Jenggot Pria Terbaik di Tahun 2022

4. Shaving gel untuk membantu saat mencukur

Para pria membutuhkan shaving gel jika ingin mencukur seluruh rambut di wajah. Mulai dari dagu hingga leher, shaving gel memudahkan dalam mencukur. Kegunaan dari gel khusus wajah sama dengan krim cukur yang dapat melindungi kulit luka. Shaving gel memungkinkan untuk melihat rambut wajah sehingga menjaga ujung pisau lurus yang tajam agar terhindar dari luka goresan pisau cukur.

5. Minyak jenggot yang dapat menjaga kesehatan kulit

Dengan minyak jenggot, kulit di bawah rambut akan terjaga, tidak mudah terluka, menjadi lembab, dan sehat. Jika kondisi kulit kering akan membuat pisau cukur atau trimmer terasa seperti sikat kawat. Minyak jenggot juga dapat membuat rambut wajah menjadi lembut dan mudah untuk dicukur.

Download dan gunakan aplikasi DKapster sekarang juga untuk menikmati sensasi cukur rambut a la sultan. Dengan pelayanan cukur terbaik dari para kapster profesional, rasakan hasil dari pemakaian peralatan cukur yang selalu bersih serta steril. Dijamin aman dan nyaman ketika bercukur kapan saja dan dimana saja.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


5 Cara Ampuh Menumbuhkan Jenggot Agar Terlihat Lebih Maskulin

5 Cara Ampuh Menumbuhkan Jenggot Agar Terlihat Lebih Maskulin

Bagi sebagian pria, memiliki jenggot bisa menambahkan kesan maskulin dan keren. Nyatanya, tidak semua pria bisa tahu cara menumbuhkan jenggot dengan mudah dan cepat. Jenggot akan muncul setelah pria melewati masa pubertas pada kisaran usia 18 tahun ke atas. Ini ditandai dengan kumis tipis yang kemudian muncul rambut di dagu. Butuh waktu yang cukup lama untuk mendapatkan jenggot yang lebat dan juga menawan.

Hasil studi menunjukkan bahwa tumbuhnya jenggot dipengaruhi oleh hormon testosteron, lebih tepatnya dihidrotestosteron atau DHT. Kadar hormon DHT pada pria ini ternyata berbeda. Jika kadarnya rendah, kemungkinan untuk memiliki jenggot harus ekstra. Kadar DHT bisa meningkat jika menerapkan gaya hidup sehat yang membantu meningkatkan produksi testosteron. Berikut ini beberapa cara yang dapat membantu memicu pertumbuhan jenggot agar tampilan menjadi maskulin.

5 Tips Jitu Menumbuhkan Jenggot Agar Terlihat Lebih Maskulin

1. Rajin merawat wajah

Pertama-tama, rajinlah mencuci wajah minimal dua kali sehari dengan sabun pencuci wajah. Usapkan sabun yang mengandung scrub atau toner wajah pada semua bagian wajah dan gunakan serum atau minyak penumbuh jenggot. Berapa lama jenggot tumbuh tergantung pada konsistensi serta niat dalam merawat wajah. Jenggot akan tumbuh sempurna di wajah yang sehat.

2. Olahraga teratur

Aktivitas fisik ini ternyata dapat meningkatkan aliran darah yang merangsang pertumbuhan rambut pada folikel, yang dimana adalah area tepat tumbuhnya rambut. Olahraga yang direkomendasikan adalah latihan kekuatan dan angkat beban. Para pria bisa juga melakukan ini secara rutin dengan kombinasi latihan lainnya, seperti lari, jogging, atau bersepeda. Ternyata olahraga bisa menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan jenggot.

Baca juga: Kapster Wajib tahu Jenis-Jenis Alat Cukur Jenggot Ini

3. Menjaga pola makan secara teratur

Selain olahraga, nutrisi makanan juga memengaruhi kadar testosteron. Tak hanya itu, porsi makanan juga berpengaruh pada jumlah testosteron. Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah menerapkan pola makan yang baik dan sehat. Konsumsilah makanan yang mengandung protein tanpa lemak, seperti ayam dan ikan salmon. Tidak kalah pentingnya adalah makanan yang mengandung zat besi, seperti hati ayam atau sapi. Asupan lainnya adalah biji-bijian dan kacang-kacangan serta makanan yang mengandung zinc, seperti buncis, tiram, dan jamur. Buah dan sayur yang kaya akan vitamin A, B, C, D, dan E,  juga tidak kalah baiknya. 

4. Menggunakan minyak jenggot atau beard oil

Jika ingin pilih cara alamiah, pilihannya adalah minyak jenggot atau beard oil. Kandungannya terdiri dari minyak alami yang tinggi vitamin E, baik untuk merangsang pertumbuhan rambut. Salah satu yang bisa dicoba yaitu minyak kemiri. Tidak hanya berperan sebagai ‘pupuk’, beard oil juga membuat kulit lebih lembab dan bikin rambut yang tumbuh kelihatan berkilau dan rapi. Meski alami dan aman, Anda tetap harus ekstra sabar karena efeknya tidak secepat minoxidil atau rogaine

Baca juga: Cara Mencukur Jenggot Dan Kumis yang Benar

5. Rajin mencukur jenggot

Salah satu cara menumbuhkan jenggot atau brewok secara alami adalah dengan rajin mencukur setiap hari. Meski terdengar aneh, namun cara ini bisa menumbuhkan rambut yang terbaik dengan merangsang pertumbuhan folikel rambut baru. Selain itu, mencukur atau shaving jadi cara pertama untuk mengenali area muka atau wajah yang memiliki potensi ditumbuhi rambut. Agar tidak iritasi dan kulit tetap adem meski sering mencukur, gunakan gel lidah buaya. Selain membuat kulit menjadi adem, gel lidah buaya bisa jadi salah satu cara untuk menebalkan kumis secara alami.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


7 Kesalahaan yang Sering Dilakukan Saat Mencukur Jenggot

7 Kesalahaan yang Sering Dilakukan Saat Mencukur Jenggot

Walaupun sudah menggunakan alat cukur yang canggih dan juga modern, terkadang ada saja kesalahan yang terjadi dalam mencukur jenggot. Sehingga hasil cukurnya menjadi tidak bersih atau kurang maksimal. Mencukur jenggot dan kumis adalah salah satu perawatan yang rutin dilakukan para pria.

Beberapa ahli menjelaskan sejumlah kesalahan umum yang biasanya dilakukan pria saat mencukur jenggot. Berikut ini ulasan dan pembahasan tentang kesalahan saat mencukur jenggot.

7 Kesalahaan yang Sering Dilakukan Saat Mencukur Jenggot

1. Tidak membersihkan wajah sebelum mencukur

Kebanyakan pria merasa bahwa krim cukur sudah cukup melembabkan sebelum mencukur. Beberapa memang menganggap hal tersebut benar. Tetapi membasahi kulit akan membuat hasilnya menjadi lebih baik. Craig the Barber, salah seorang tukang cukur dunia, mencuci wajah dengan sabun wajah dan pembersih kulit yang bagus sebelum menggunakan krim cukur merupakan kunci dari hasil yang maksimal.

2. Mencukur terlalu terburu–buru dan terlalu cepat

Jika terlalu cepat mencukur, tentunya akan melukai dan menyebabkan kulit menjadi iritasi. Alasannya adalah semakin menekan sewaktu mencukur akan menyebabkan luka semakin besar dan akan terasa perih. 

Baca juga: Kapster Wajib tahu Jenis-Jenis Alat Cukur Jenggot Ini

3. Menggunakan air dingin untuk mencuci muka

Faktanya, air dingin bisa mengerutkan ukuran pori-pori di wajah sehingga mempersulit krim cukur meresap dan membuat pisau cukur bekerja lebih keras. Sebaiknya, cucilah muka dengan air hangat untuk membuka pori-pori dan melembutkannya agar tetap aman. 

4. Memakai krim cukur dengan kualitas yang kurang

Krim yang dijual dalam kemasan kaleng memang murah dan banyak. Tetapi bisa saja krim semacam ini menyebabkan kulit mengalami kemerahan dan lebih mudah terluka ketika bercukur. Hal ini disebabkan busa dari krim tersebut tidak memiliki formula yang ramah dengan kulit wajah.

5. Tidak membersihkan wajah setelah selesai mencukur

Setelah bercukur hendaknya juga langsung dibersihkan. Ini dilakukan untuk mencegah kemerahan, sensitivitas, dan benjolan kecil akibat pisau cukur. Setelah membersihkan wajah, Anda bisa memberikan pelembab di bagian kulit yang baru dicukur untuk mencegah rasa gatal dan iritasi.

6. Mencukur secara bolak–balik dan tidak merata

Mencukur dengan arah yang tidak sama adalah salah satu kesalahan yang utama. Pastikan selalu mencukur hanya dari atas ke bawah, atau hanya dari bawah ke atas, dan bukan malah berganti arah. Kesalahan lain yang sering terjadi adalah mencukur terlalu tinggi atau hanya bagian atasnya saja dan tidak memperhatikan bagian lainnya yang ada di bawah. Disarankan untuk mencukur sampai bagian leher untuk menghaluskan rambut atau mengangkat bulu jenggot yang masih tertinggal.

Baca juga: Cara Mencukur Jenggot Dan Kumis yang Benar

7. Tidak mengganti pisau cukur atau mata pisau cukur secara berkala

Pisau cukur yang pakai dan miliki tidak bisa dipakai untuk waktu yang lama. Pisau cukur atau mata pisaunya perlu diganti setiap tiga sampai lima kali cukuran pada kumis ataupun jenggot. Cepat atau lambat pisau cukur dapat tumpul. Ini tergantung pada seberapa tebal dan kasarnya jenggot atau kumis yang dimiliki. Jadi jika sudah tumpul atau tidak tajam, ada  baiknya diganti yang baru agar hasil cukurnya bersih dan rapi.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


Cara Mencukur Jenggot Dan Kumis yang Benar

Cara Mencukur Jenggot Dan Kumis yang Benar

Mencukur jenggot dan kumis merupakan salah satu rutinitas yang dilakukan hampir semua pria. Meski terlihat mudah, banyak yang sebenarnya belum benar-benar mengetahui cara mencukur jenggot dan kumis dengan baik dan benar. Mencukur kumis secara asal-asalan akan membuat jenggot dan kumis terlihat tidak menarik, bahkan bisa mengakibatkan iritasi pada kulit wajah, hingga terluka. Mencukur kumis dan jenggot dengan benar sejatinya akan membuat tampilan wajah tetap terlihat rapi dan terawat. Hal ini sedikit banyak akan memengaruhi penampilan ketika  berhadapan dengan orang lain. Simak tips cara mencukur jenggot dan kumis yang benar di bawah ini agar hasilnya rapi dan bersih.

Tips Mencukur Jenggot Dan Kumis yang Benar

1. Pastikan jenggot dan kumis dalam keadaan basah

Jika tidak dalam keadaan basah maka akan berpotensi menyebabkan iritasi, bahkan luka. Membasahi kumis dan jenggot bertujuan untuk melembabkan. Dengan begitu, kumis dapat dicukur dengan mudah tanpa menyebabkan luka.  Dilansir dari laman Teen’s Health, disarankan untuk membasahi kumis dan jenggot dengan air hangat agar pori-pori kulit terbuka lebar.

2. Gunakan krim cukur atau gel

Gel dan krim cukur berfungsi sebagai pelumas untuk kumis dan jenggot sehingga lebih mudah untuk mencukur. Gel dan krim cukur juga dapat mencegah terjadinya iritasi atau luka pada kulit tempat tumbuhnya kumis dan jenggot.

3. Cukur jenggot dan kumis secara perlahan sesuai arah rambut

Ketika mencukur, pastikan secara perlahan karena gerakan yang cepat dan keras akan meningkatkan risiko terjadinya luka pada kulit. Disarankan agar jenggot dan kumis dicukur searah dengan pertumbuhan rambut. Cara ini bisa meminimalisir risiko terjadinya iritasi atau ingrown hair setelah bercukur.

Baca juga: 11 Gaya Rambut Pemain Bola yang Keren dan Bisa Dicoba

4. Gunakan pisau cukur yang tajam dan sekali pakai

Penggunaan alat cukur yang tidak higienis atau tajam bisa menyebabkan masalah pada kulit. Pisau yang tajam berguna untuk mencukur kumis dan jenggot agar lebih mudah dan cepat. Selain itu pemakaian pisau ini dapat meminimalisir risiko iritasi dan luka. Karena itu, pemilihan pisau dan alat cukur juga menjadi perhatian untuk mencukur kumis dan jenggot agar hasilnya maksimal. Setelah selesai mencukur, jangan langsung meletakkan pisau atau alat cukurnya di tempat penyimpanan. Bersihkan dahulu alat cukur kumis atau jenggot dengan air dan keringkan menggunakan kain bersih.

5. Bersihkan wajah setelah mencukur

Setelah selesai mencukur, bersihkan wajah dengan air dingin untuk membantu menutup pori-pori kulit yang tadinya terbuka akibat pencukuran. Gunakan sabun cuci muka yang berkualitas sehingga tidak membuat perih membuat area yang dicukur serta membuat wajah menjadi bersih.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Tersedia di App Store & Play Store


Open chat
Mau Cukur Tapi Mager?Order D'kapster Aja