Aplikasi D’Kapster Sudah dapat bisa dirasakan di Google Play Store

Aplikasi D’Kapster Sudah dapat bisa dirasakan di Google Play Store

Kota Tangerang – Berbagai kemudahan memang kini dihadirkan di era digital saat ini, tak hanya moda transportasi kini kemudahan tersebut juga bisa didapatkan dari segi perawatan diri, salah satunya tukang cukur rambut.

Kini, bukan hanya Presiden yang bisa memiliki tukang cukur rambut pribadi, rakyat jelata pun kini dapat memiliki tukang cukur pribadi, khususnya masyarakat Tangerang.

“Sekarang, bukan hanya Presiden yang punya tukang cukur pribadi. Tapi kita, rakyat jelata juga bisa punya tukang cukur pribadi dan bisa dipanggil ke rumah,” tutur Yopi Pradana, founder D’Kapster, saat ditemui di Kota Tangerang, Jumat (1/3/2019).

Pelanggan bisa memanggil tukang cukur tersebut melalui aplikasi appstore dan nomor whatsapp. Kemudian, tinggal pilih paket cukur rambut apa yang diinginkan.

Mulai dari premium seharga Rp 60 ribu, Gentle Rp 70 ribu dan Classic Rp 100 ribu. Yang membedakan gaya rambut yang diinginkan serta service yang akan didapat.

“Tapi semua kapster yang dikirimkan, akan sama. Keahlian setara babershop modern atau kekinian, sudah diseleksi di awal, mengetahui gaya rambut klasik sampai kekinian, dan alat yang digunakan sangat modern,” tutur Yopi.

Cara ganti alat cukur sampai penggantian pisau cukur yang dipakai, akan diganti di depan konsumen. Begitu juga dengan pemilihan gaya rambut, pomet atau gel rambut sampai memilih tukang cukurnya.

Sementara ini, tukang cukur berbasis media digital itu hanya melayani masyarakat di Tangerang, Tangerang Selatan, sampai ke Jakarta Selatan.

“Saat ini masih Jabodetabek, ke depan targetnya se Indonesia, jadi kita bisa jadi startup tukang cukur terbesar se Indonesia,” selorohnya.

Pihaknya juga akan menjalin kemitraan dengan para babershop modern yang ada di Indonesia. Syaratnya, tempat cukur modern itu harus memiliki 2 pegawai. Sehingga bila seorang pegawainya dipanggil, maka akan ada pegawai lain menggantikan.

“Sistemnya bagi hasil dengan pemilik barbershopnya, jadi kita bisa menghidupkan dan memberi nilai ekonomi lebih kepada mereka,” katanya.

Sementara itu, Komisaris DKapster sekaligus Founder DigiAsia BIOS Alexander Rusli menambahkan, eksistensi layanan cukur rambut digital ini tidak mematikan usaha barbershop yang telah menjamur. Melainkan, membantu para pengusaha barbershop untuk menjadi mitra.

“Sebetulnya ini kombinasi. Jadi kita akan bermitra juga dengan barbershop yang ada tapi minimal mereka punya dua orang kapster agar bisa handle sana sini,” tuturnya.

Selain itu, ia berharap, dengan kehadiran DKapster, sustainable development goals-nya adalah untuk menumbuhkan perekonomian kapster dan perkembangan industri cukur rambut di Indonesia.

“Intinya visi kita sharing ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan kapster,” tukasnya. (aul/nji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *