Dampak COVID-19, Tukang Cukur Panggilan D’Kapster Diburu Warga Tangerang

Dampak COVID-19, Tukang Cukur Panggilan D’Kapster Diburu Warga Tangerang

Himbauan jaga jarak dan menghindari kerumunan sebagai imbas virus COVID-19 justru menjadi berkah bagi banyak tukang cukur panggilan di Tangerang. Mereka menawarkan jasa cukur rambut yang lebih higienis dan tentunya tanpa harus keluar rumah.

Poin plus tersebut menarik konsumen yang menginginkan kepraktisan dan tentunya keamanan dalam memangkas rambut. Tawaran tersebut lah yang diberikan oleh D’Kapster, penyedia tukang cukur panggilan melalui aplikasi dengan nama yang sama. D’Kapster fokus menyediakan jasa ini untuk konsumen khusus pria di Tangerang.

Omzet jasa cukur panggilan naik hampir 200 persen

Yopy Perdana Kusuma, pendiri D’Kapster, mengatakan bahwa jumlah pesanan pangkas rambut naik drastis selama pandemi COVID-19.

“Sangat meningkat, hampir 200 persen. Per hari itu bisa sampai 30 pelanggan,” ujar Yopy pada Kamis (9/4/2020).

Masyarakat enggan memangkas rambut mereka di salon umum atau tempat cukur umum seperti sebelum wabah sebab khawatir akan tertular virus COVID-19 di tempat tersebut.

Dengan memanggil tukang cukur sendiri, mereka dapat menilai dan menyaksikan bagaimana proses pemangkasan rambut dan alatnya yang bersih.

Menurut Yopy, pihaknya memberlakukan aturan yang cukup ketat untuk para tukang cukur panggilan yang tergabung dalam D’Kapster. Mitra D’Kapster, begitu mereka disapa, haruslah sehat tanpa memiliki gejala sakit apapun. Saat ini, sudah lebih dari 650 mitra yang bekerjasama dengan D’Kapster.

“Memang sebelum Corona ini aturan kami sudah ketat, ditambah ketat lagi. Mitra kami harus mengenakan masker, kenakan sarung tangan latek,” ucapnya.

Prosedur lainnya adalah pihak D’Kapster mewajibkan mitranya menghubungi calon pelanggan tentang kondisi kesehatan mereka via WhatsApp. Baru setelah calon konsumen dalam kondisi sehat, mitra tersebut akan mengiyakan menerima panggilan pangkas rambut tersebut.

Begitu juga sebaliknya. Bila keduanya dalam kondisi sehat, permintaan pun bisa diterima.

Baca juga: 7 Tips Perawatan Rambut Pria yang Mudah dan Efektif

Setelah sampai di rumah pelanggan, para mitra harus mengenakan hand sanitizer atau mencuci tangan terlebih dulu, barulah mengenakan sarung tangan latek. Berikutnya, mereka harus menyemprot memakai disinfektan untuk membersihkan seluruh alat cukurnya.

“Alat cukur, seperti pisau atau silet pun baru, setelah selesai melakukan pelayanan, semua alat pun dibersihkan kembali,” kata Yopy.

Untuk harga, Yopy mengatakan biaya untuk cukur modern adalah Rp50 ribu. Sedangkan harga tertinggi, Rp600 ribu, harus dibayar oleh konsumen yang menginginkan jasa pangkas rambut dari hairstylist terkenal.

“Kami ajak kerja sama para UMKM barbershop. Jadi di tengah wabah corona ini, masih bisa membantu bisnis mereka dengan jasa home service seperti ini,” ungkapnya.

“Kalau ada masyarakat yang mau cukur rambut, bisa download aplikasi DKapster di Google Play. Atau hubungi nomor WhatsApp 081806479179, kami segera datang ke rumah,” papar Yopy.

Diharapkan dengan jasa cukur panggilan ini, masyarakat tetap bisa tampil modis dan gampang melalui gawai. Semuanya bisa dilakukan di rumah masing-masing jadi kecil kemungkinan terpapar virus COVID-19.


Mau tampil keren maksimal tanpa perlu repot, antri dan buang waktu?
Pakai “D’Kapster”, Ecommerce Barbering dan Salon No.1 di Indonesia

Download Sekarang

Tersedia di Play Store


Open chat
Mau Cukur Tapi Mager?Order D'kapster Aja